13.5.08

Uber Cup Review: INDONESIA 5-NETHERLAND 0

hola..

ini dia review pertandingan Uber kemarin antara Indonesia vs Belanda
satu kalimat yang akan gw katakan tentang pertandingan ini
"YOU GO GIRLS !!"
hahaha

Tim Uber Indonesia kali ini bermain dengan sangat sangat sangat gokil !!!
keren banget
semuanya menang straight set

kali ini gw akan mereview dengan cepat
maaf ya, habis lagi buru-buru nih hehe

jadi
setelah mendapat 2 nilai dari Maria Kristin dan ganda Greysia Polii/Jo Novita,
Indonesia harus mendapat nilai di set ke 3 jika ingin memastikan menjadi juara grup

Partai 3 antara Tunggal II INA Adriyanti Firdasari vs NET Patty Stolzenbach berlangsung seru (banget, kalo menurut gw).
Firda terlihat tenang dalam bermain, sehingga cukup jarang melakukan kesalahan, dan partai ini berlangsung cepat dengan kemenangan Indonesia melalui straigth set.

INDONESIA 3-NETHERLAND 0

walaupun kita sudah memastikan kemenangan, tetap 2 partai terakhir harus dimainkan.

Partai 4 antara Ganda II INA Vita Marissa/Lilyana Natsir vs NET Paulien Van Dooremalen/Rachel Van Cutsen
Menurut gw, partai ini seru banget
walaupun udah pasti kita juara grup, dan udah pasti Belanda kalah, tapi kedua pasangan tetep bermain yang terbaik. Tidak ada yang mengalah
Dua-duanya pengen menang
Namun, mungkin memang kelas Vita dan Lilyana masih diatas ganda Belanda, sehingga dengan mudah mereka memenangkan pertandingan dengan staright set, dan juga cukup cepat



INDONESIA 4-NETHERLAND 0

Partai terakhir antara Tunggal III INA Pia Zebadiah vs NET Yik Man Wong
lho, kok pemain Belanda namanya China !?!?
iya, karena si Yik ini asalnya dari China, tapi dia main untuk Belanda (ya kayak Mia Audina gitu lah)
Walaupun begitu, kelas Pia masih diatas Yik, dan juga permainan Yik saat itu sangat buruk. Dia banyak melakukan kesalahan, sehingga menguntungkan Pia
Akhirnya Pia menang denga straight set.

INDONESIA 5-NETHERLAND 0

hmm...satu hal yang sebenernya menarik dari pemain-pemain Eropa yang udah bertanding sama Indonesia (Jerman dan Belanda)
yaitu, semangat pantang menyerah dan sportifitas mereka
Walaupun sudah pasti kalah, 2 partai terakhir tetap mereka mainkan dengan sungguh-sungguh, seakan-akan masih menentukan
Dan juga mereka bermain dengan santai, tidak terbebani dengan lawan-lawan yang jauh diatas mereka
Tidak jarang di lapangan mereka tertawa, bahkan kalo mereka melakukan kesalahan, sehingga pemain dari Indonesia pun juga santai, dan terkadang juga tertawa melihat mereka

Selain semangat juang, yang harus diacungi jempol juga pendukung mereka
Modal nekad & PD !!! hahaha
bayangin, diantara ribuan pendukung INA di Istora kemarin, ada pendukung Jerman dan Belanda (official dan pemain) yang juga mendukung, bahkan mereka membawa drum dan peralatan "perdukungan" lain haha
kalo temen mereka dapat nilai, ga pake pikir panjang langsung mereka teriak dan membunyikan alat-alat "perdukungan" mereka itu. Walaupun selalu disoraki "huuu.." sama pendukung INA, tapi tetep aja mereka cuek dan malah tambah semangat !!!
hahaha..dasar bule...masa bodo banget ya !!
tapi itu dia yang membuat gw menghargai mereka.
SPORTIF


MERDEKA !!!!

Thomas cup review: INDONESIA 5-GERMANY 0



ola..

gw akan melanjutkan review Thomas Cup babak penyisihan haha
hari ini tim Thomas sama Uber Indonesia bisa istirahat karena mereka sudah dipastikan menjadi juara grup dan masuk ke perempat final

jadi yang akan gw review adalah pertandingan kemaren !!! hahaha
sangat telat ya

Jadi
pertandingan hari ke II babak penyisihan
INDONESIA vs GERMANY

partai pertama adalah antara tunggal I INA Sony Dwi Kuncoro vs GER Marc Swiebler
hmm..gw sangat berharap sekali pertandingan kali ini Sony bener-bener bisa main sebagus biasanya...jangan sampai kembali mengecewakan kayak waktu lawan Thailand
Dan ternyata memang Sony tidak ingin mengulang kesalahan 2 kali (kan bukan keledai hahaha)
Dengan gaya permainannya dia yang sudah kembali, Sony dengan mudah mengalahkan Marc langsung dengan straigth set.

INDONESIA 1-GERMANY 0

partai kedua adalah antara ganda I INA Markis Kido/Hendra Setiawan vs GER Roman Spitko/Michael Fuchs
Secara peringkat WBF, tentu saja belum ada yang mengalahkan Markis dan Hendra, jadi kayaknya ga keterlaluan dong kalo kita berharap banyak dari mereka
Dan lagi-lagi kita ga dikecewakan
Memang pada set 1 Markis dan Hendra terlihat agak terburu-buru menyelesaikan pertandingan, sehingga kemenangan justru jatuh ketangan ganda Jerman
Tapi di set ke 2, dari awal Hendra/Markis langsung melancarkan smash-smash yang emang selalu jadi andalan mereka, dan terbukti ganda Jerman tersebut kewalahan
Pasangan ganda kita berhasil memaksa terjadinya set 3
Di set ke 3, lagi-lagi Markis/Hendra menguasai pertandingan dari awal, namun ganda Jerman ini juga ga mau kalah begitu aja, mereka terus mencoba untuk mengembalikan serangan
Tapi bagaimanapun, akhirnya set ke 3 menjadi milik Indonesia

INDONESIA 2-GERMANY 0

partai ke 3 dan penentuan bagi Indonesia adalah antara ganda II INA Taufik Hidayat vs GER Dieter Domke
Kita semua (termasuk gw) belum bisa melupakan penampilan Taufik yang sangat mengecewakan saat melawan Thailand (baca postingan sebelumnya yaa)
Jadi penonton (dan gw) harap-harap cemas apakah si Taufik nanti akan bermain dengan mengecewakan seperti kemarin, atau justru kembali menampilkan permainan khas Taufik
ternyata...
Taufik kembali ke dirinya !!! hehehe
Permainan khas Taufik yang dikenal di dunia, kemarin ditampilkan saat melawan Jerman
Kalao melihat permainan melawan Jerman kemarin, seakan-akan yang bermain melawan Thailand dan melawan Jerman adalah Taufik yang beda
beda banget, serius deh..
Kalo waktu lawan Thailand, Taufik kayak pemain bulutangkis yang masih hijau, kemarin dia menampilkan semua teknik yang dia punya
Netting-netting tipis dan smash tajam ala Taufik menjadi horror buat pemain Jerman
Tunggal Jerman ini harus bersusah payah, jungkir balik, kayang, split, guling-gulingan untuk mengembalikan bola-bola Taufik (eh, serius lho ini)
Akhirnya Taufik menang straight set

INDONESIA 3-GERMANY 0

Yaaay !!!
Kita sudah dipastikan jadi juara grup D dan bisa langsung menuju perempat final..
Tapi masih ada 2 pertandingan yang juga seru sebenernya

tapi langsung aja ya ke hasilnya
Ganda II INA Chandra Wijaya/Nova Widianto berhasil mengalahkan ganda Jerman Tim Dettmann/Johannes Schoettler dengan straight set
Tunggal III INA Simon Santoso berhasil mengalahkan Jerman Sven Eric Kastens dengan straight set

INDONESIA 5-JERMAN 0

MERDEKA !!!
hahaha

12.5.08

Uber Cup Review : INDONESIA 4-JAPAN 1

halo lagi

waaaah, gw sebenernya sudah sangat telat kalo nge-post berita ini
tapi yasudalha,,daripada tidak

waktu gw lagi nulis ini, pertandingan Uber cup Indonesia vs Belanda sedang berlangsung
sambil nonton hahaha

Jadi,,
pertandingan hari pertama Uber Cup Indonesia vs Jepang

1 kata :
SERU !!!!

yup yup
walaupun awalnya gw sempet meragukan peluang tim Uber kita (sorry girls)
tapi ternyata gw sangat gembira nontonnya

partai pertama adalah Tunggal I INA Maria Kristin vs JAP Eriko Hiroshe
seperti tunggal-tunggal pertama lainnya, Maria Kristin pasti jadi andalan untuk mendapat nilai
Tapi sayang, walaupun sudah berusaha keras, Maria harus mengakui keuletan Eriko, dan kalah rubber set.

INDONESIA 0-JAPAN 1

deg-degan lagi?!?
ya iyalah, gw kan orang Indonesia

partai II antar ganda I INA Vita Marissa/Lilyana Natsir vs JAP Satoko Suetsuna/Miyuki Maeda..
Gw sangat berharap banyak dari ganda ini, berhubung mereka tipe mainnya menyerang dan sering memberikan smash yang ok, jadi yaaaa harapan lagi2 melambung tinggi.
Dan dengan sangat gembira gw katakan bahwa harapan gw (dan seluruh rakyat Indonesia) menjadi kenyataan !!
Lewat permainan yang sangat oke Vita/Lilyana berhasil menyamakan kedudukan INA lewat rubber set.

INDONESIA 1-JAPAN 1

Partai III antara Tunggal II INA Adriyanti Firdasari vs JAP Yu Hirayama
Kalau diatas kertas, tunggal Jepang ini peringkatnya jauh diatas Firdasari.
tapi apa mau dikata, lagi-lagi
LAPANGAN JAUH LEBIH GANAS DARIPADA SEPOTONG KERTAS KAWAN !!!
hahaha
Lewat perjuangan Firdasari, Indonesia dapat berbalik memimpin melalui rubber set
Memang harus kita akui bahwa pemain Jepang sangat ulet.
Mungkin teknik mereka tidak tinggi, namun keuletan kayaknya menjadi hal yang lebih hebat dari teknik.

well
INDONESIA 2-JAPAN 1

Partai IV antara Ganda II INA Jo Novita/Greysia Polii vs Reiko Shiota/Tomomi Natsuda
Lagi-lagi seluruh rakyat Indonesia berharap banyak
Pertama karena, pemain ganda ini juga bertipe menyerang
Kedua karena, kalau partai ini kita menang, maka sudah bisa dipastikan kita bisa menjadi juara grup D (terlepas dari hasil antara Jepang vs Belanda, besoknya)
Dan teman-teman, Jo dan Greysia menang !!
Permainan mereka sangat sangat ok, smash smash dan smash
hmm, agresif sekali
tapi tetep aja ganda Jepang sangat ulet, sebisa mungkin mereka mengembalikan smash
bagaimanapun, Indonesia menang melalui straight set.

INDONESIA 3-JAPAN 1

hahaha..kita menang !!
masih ada partai terakhir, tapi mungkin sudah tidak menentukan lagi
tapi tetep aja menarik

Partai V antara Ganda III INA Pia Zebadiah vs JAP Kaori Mori
kalau secara pengalaman, jelas Kaori lebih senior dari Pia
Tapi mungkin karena faktor tim Jepang sudah kalah, maka Pia dapat menang dengan mudah melalui straight set.
Walaupun begitu, seharusnya menurut gw seorang pemain profesional ga boleh menyerah atau mengalah walaupun timnya sudah dipastikan kalah (masalah harga diri juga kan..)
coba dicontoh Tim Thomas Jerman
upss..itu buat post-an selanjutnya

jadi teman-teman
INDONESIA 4-JAPAN 1

"keprokan" YONEX kembali berbunyi dengan gemuruh !!!

BANZAI !!!
lho...
MERDEKA maksudnya !!!!

Thomas cup review: INDONESIA 3- THAILAND 2

halo halo
hahaha
gw mau nge-review Thomas Cup hari I babak penyisihan Indonesia vs Thailand
agak telat sih, tapi yasudahlah

hmm, kalo diliat skornya mungkin agak tidak memuaskan ya
seharusnya Indonesia bisa menang telak, tau minimal 4-1, tapi sayang keadaan tidak terbukti
emang sih, secara hitam di atas putih Indonesia masih diatas Thailand
tapi ternyata kenyataan di lapangan tidak seperti itu..
ya mau bagaimana lagi, lapangan jelas lebih ganas dari hanya sepotong kertas, ya kan?!
andalan 1 Indonesia untuk dapat nilai itu adalah dari tunggal I kita yaitu Sony Dwi Kuncoro
di partai pertama, Sony melawan Boonsak Poonsana..
memang sih, Thailand menargetkan setidaknya 1 nilai berhasil mereka curi dari Indonesia, dan Boonsak inilah yang ditargetkan merebut 1 poin ini
Jadi kekalahan Sony agak tidak mengejutkan, mengingat tekad Thailand

Namun yang mengejutkan adalah, bagaimana Sony seakan-akan seorang pemain yang masih awam dan baru bermain di ajang besar seperti ini
Kalau ada yang kemarin menonton, mungkin setuju kalau dikatakan Sony hampir tidak memberikan perlawanan yang berarti (jika melihat peringkatnya yaitu 6 dunia)
Bahkan hampir sebagian besar poin yang didapat Boonsak merupakan unforced error yang dilakukan oleh Sony
hmm, ada apa ini?!?
Yaaah, waktu gw menonton kekalahan Sony, gw berpikir, "oke, kita cuman kehilangan 1 poin, masih banyak harapan"

dan harapan gw ini terbukti setelah Ganda I kita Markis Kido/Hendra Setiawan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1
Ganda I Indonesia yang menduduki peringkat 1 dunia ini cukup memberikan suguhan yang menarik, namun kalau menurut komentator sih, permainan mereka belum menunjukkan kelas permainan dunia yang seharusnya mereka tampilkan


But, we win ....

fiuh, gw bisa bernafas lega sesaat

Dan untuk beberapa menit gw masih bisa bernafas lega mengingat bahwa partai selanjutnya adalah Tunggal II Taufik Hidayat vs Tanongvak Vaenvonbooncuk (namanya ya...)


Ya kita juga tau bahwa Taufik Hidayat sudah bertahun-tahun menjadi andalan Indonesia di tunggal I untuk merebut gelar, jadi ga salah dong kalo gw bisa bernafas lega.
Selain melihat peringkat Taufik yang 7 dunia, sedanglan Tanongvak yang sekitar 90an dunia
tentu aja gw berharap permainan ini bisa jadi milik Taufik


Ya tapi, sekali lagi gw (dan mungkin seluruh penonton) dikecewakan..
lagi-lagi, lapangan jauh lebih ganas dari sepotong kertas
walaupun hitam di atas putih kita harusnya unggul jauh, tapi apa mau dikata, Taufik harus menyerah dari Tanongvak straight set !!! Hmm..sangat mengejutkan buat gw
Gw pikir waktu set 1 kalah, itu hanya gara2 Taufik belum panas..tapi ternyata, set 2 sama tidak memuaskannya seperti I...
Taufik seakan tidak berkutik melawan pemain dari Thailand itu, dan lagi-lagi hampir sebagian besar nilai Tanongvak didapat dari kesalahan Taufik (yang tidak perlu terjadi), walaupun kita juga tidak bisa menyangkal bahwa Tanongvak bermain dengan sangat gemilang


Indonesia 1-Thailand 2


Huaaaa....kebayang ga sih lo gw deg2annya kayak apa
amit-amit deh kalo kita sampe kalah di hari 1...
setelah partai ke 3 itu, gw masih terus berharapPartai ke 4 adalah Ganda II Joko Riyadi/Indra Aprida Gunawan vs Thailan Sudket Prapakamol/Songphon Panugritayawon (lagi-lagi namanya yaaa..)
Ga banyak yang bisa gw bahas dari pertandingan ini
Cuma, deg-degan teramat sangat !!!
ya iyalah...
Tapi akhirnya Indonesia bisa kembali menyamakan kedudukan


Indonesia 2-Thailand 2

JADI...


Ganda III dan terakhir juga yang paling muda dari Indonesia, Simon Santoso, akan menjadi penentu nasib tim thomas Indonesia di babak pertama ini..


hmm,, banyak orang yang udah pesimis duluan, karena mungkin Simon masih muda (22thn) dan banyak orang meragukan mentalnya untuk memikul beban sebagai penentu kemenangan.


INA Simon Santoso (15 WBF) vs THA Pakkawat Vilailak (90an WBF)

Diluar dugaan semua orang, Simon tampil layaknya pemain senior
sangat tenang dan bermain lepas
walaupun para komentator berpendapat itu bukan bentuk permainan terbaiknya
Namun, gw dengan sangat bangga mengacungkan 2 jempol (8 kalo ada) buat Simon
Dia bermain bahkan lebih baik dan lebih tenang dari 2 seniornya Sony dan Taufik
Dan akhirnya ketenangan dan kematangan itu menghasilkan angka bagi tim Indonesia
dengan straight set..LUAR BIASA YAA !!! haha


Dengan sangat bisa menghembuskan nafas lega

INDONESIA 3-THAILAND 2

hahaha


semangat tim thomas Indonesia
gw akan terus mendoakan kalian..


MERDEKA ~~
hahahaha

8.5.08

the number 23

Gw baru nonton sebuah film di HBO yang berjudul "The Number 23"
yang main Jim Carrey
tapi (finally) film ini ga ada komedi-komedinya sama sekali.mungkin ini satu-satunya film seriusnya si Jim Carrey.tapi tetep aja sih dia disitu jadi some kind of psycho but not too psycho hahaha..gw juga bingung
GOKIL !!!

pokoknya awal dari semua kejadian di film ini adalah dengan dibelinya sebuah buku oleh istrinya Jim Carrey yang berjudul "The Number 23". Setelah si Jim Carrey baca buku itu, dia ngerasa karakter di buku itu yang namanya Detective Fingerling mirip banget dengan kehidupannya dia.Dan semuanya mulai deh dari situ. Dia mencari angka-angka 23 dalam hidupnya dia..Endingnya?! oke banget...seperti yang dibilang di film itu "maybe it's not some happy ending, but it might be the best".keren deh pokoknya


gw baru menyadari bahwa angka 23 lebih sakti daripada the lucky number 7 atau the unlucky number 13

kalo berdasarkan film itu, banyak banget hal-hal yang mungkin ga kita sadari, tapi berhubungan dengan angka 23.here goes...

Pemboman hiroshima terjadi jam 08.15
8+15=23

Shakespeare lahir dan meninggal tanggal 23 April

Jumlah kromosom di tubuh manusia ada 46, yang mana 23 dari masing-masing orangtua

Butuh 23 detik bagi darah untuk bersirkulasi di dalam tubuh manusia

Lintang utara dan selatan bumi ada di 23,5 derajat ( yang mana 5 adalah 2 + 3 )

Axis bumi adalah 2.3 derajat

Tragedi WTC terjadi tanggal 11/09/2001
11+0+9+2+0+0+1=23

Julius Caesar meninggal dengan 23 tikaman di tubuhnya

Huruf ke 23 dalam alfabet adalah W yang mana mempunyai 2 sudut menghadap bawah dan 3 sudut menghadap atas

2 dibagi 3 hasilnya 0,666

Charles Darwin's Origin of Species dipublikasikan pada tahun 1859
1+8+5+9=23

hmm...weird isn't it
gw menulis ini cuma sebagai sarana buat menambah pengetahuan tentang suatu hal unik yang mungkin kadang-kadang ga kita sadari, padahal ada di depan mata kita
masih banyak lagi hal-hal yang berhubungan dengan angka 23

contoh yang gw ambil disini disadur dari banyak web
antara lain
http://www.23-degrees.com/
http://www.belfasttelegraph.co.uk/
http://www.afgen.com/
http://www.theforbiddenknowledge.com/

tapi kalo mau yang lebih seru
nonton the number 23
it's cool !!!



bye for now